Jumat, 05 April 2013

Playing Piano!


Hai guys
Kali ini aku mau cerita tentang hobiku yang satu ini. taraaaaa, yaps. playing piano! Jadi aku mau cerita tentang proses proses kenapa aku bisa main alat musik satu ini. simak yaa.

Ini berawal dari alat musik yang dibelikan oleh orang tuaku waktu TK dulu. Semacam umm campuran antara keyboard dan pianika. Dibilang keyboard enggak, dibilang pianika juga enggak. Jadi ini alat musik yang ukurannnya kira kira 1 meter. Tutsnya kecil kecil, ada kira kira 3 oktaf nada, dan disediakan microfon kecil yang berfungsi layaknya microfon pada umumnya. Aku sering nyoba nada nada sederhana. Kadang menyanyi pakai microfon. Asyik! Tapi beberapa hari kemudian, microfon itu dirusakkan oleh seseorang *nggak perlu disebutkan siapa* dan akhirnya aku males pakai alat musik ini lagi!

Dan konon cerita, waktu aku TK aku pernah ikut marching band di sekolahku, aku memegang drum. Iya drum! Coba bayangkan anak lima tahun yang kecil ini megang drum yang ukurannya lumayanlah, kasihan sekali ya? :") Sebagai balita yang wajar, karena keyboard kecilku rusak, aku mencoba move on dari keyboard ke drum ini. Dan sepertinya orang tuaku mengerti bagaimana keadaanku, aku dibelikan alat musik serupa dengan drum namun versi kecil. Di rumah bisa latihan, yey! \(^^)/

Kemudikan saat aku menginjak kelas 2, dan pada saat itu kakak perempuanku kelas 5, dia mengikuti marching band di sekolah dan dia memegang pianika. Jadi ya otomatis di rumah, ada sebuah pianika. Aku yang sudah lupa dengan peristiwa waktu TK, mulai menjamahnya kembali. Ya lumayanlah bisa main lagu "Ibu Kita Kartini", "Twinkle Twinkle Little Star" dan lagu sederhana lainnya. Aku latihan kalau mood sedang terkumpul dan lumayan juga, setiap hari para tetangga bakalan denger lagu Ibu Kita Kartini dengan volume yang keras banget dan dimainkan berulang ulang. Semoga terhibur ya wahai tetangga ._.v

Selanjutnya, saat aku kelas 4, aku ikut marching band club di sekolah. Di sana aku megang pianika. Yeah banyak lagu lagu baru yang aku kenal, beruntung banget! Sewaktu mengikuti marching band di sekolahku aku bisa belajar not lagu "Payung Fantasi", "Indonesia Jaya", lagu pop, dan lagu lagu lainnya. Jadi para tetangga mulai mendengar lagu baru, dan itu bukan lagu Ibu Kita Kartini lagi, hehe.

Di saat yang sama, yaitu kelas 4, aku mengikuti Lomba Paduan Suara bersama kakak kakak kelas 5. Kita latihan di rumah Eyang Tarto dan Eyang Titik. Ya di sinilah aku mulai mengenal keyboard lebih jauh. Awalnya aku hanya melihat kakak kelasku, Mbak Mirtha yang bisa main keyboard. Aku iseng lihat caranya bermain. Iseng sebenernya. Tiba tiba Eyang Titik bertanya, "Malikah pengen bisa main keyboard juga? Boleh boleh. Nanti setelah lombanya selesai, main ke sini ya latihan sama Eyang...". Dan aku mengangguk saja.

Setelah lomba selesai, aku mulai ke rumah Eyang Tarto dan Eyang Titik untuk latihan keyboard. Di sana diajarkan lagu lagu sederhana dan kemudian diajarkan lagu lagu yang lumayan berat saat itu. Karena di saat inilah aku pertama kali tau tentang chord. Waktu itu hanya bisa memainkan chord C, G dan F. Dengan pergerakan tangan yang belum terlalu lihai, aku bisa memainkan lagu "Mother How Are You Today", "Kelinciku", dan lain lainnya. Saat inilah aku belajar bagaimana untuk fokus, karena bermain dengan dua tangan ternyata tidak mudah. Butuh konsentrasi yang sangat tinggi.

Dan mulai kelas lima, orang tuaku membelikanku alat musik keyboard sesungguhnya. Iya, maksudnya tidak seperti jaman TK dulu, hehe. Aku dibelikan, dan mulai saat itu omku mengajarkanku tentang walking chord. Karena selama ini memang aku menggunakan chord blok yang monoton sekali. Oke aku mencoba. Aku mencoba lagu Mother How Are You Today dengan walking chord. Ini susah, susah sekali! Aku mencoba, gagal, mencoba. Karena itu hari libur, aku berlatih dari pagi sampai siang hampir sore. Iya demi ini. Dan aku bisa. Akhirnya!

Setelah itu saat latihan di rumah Eyang Tarto dan Eyang Titik, aku mencoba metode walking chord dari omku tadi dan Eyang bilang ini hebat. Aku jadi semakin semangat untuk latihan. Kini aku mulai bisa bermain keyboard dengan bernyanyi. Aku suka ini semua. Dan semenjak itu, aku jadi sering diikutkan ke acara acara oleh Eyang Tarto dan Eyang Titik. Seperti acara perpisahan sekolah, perayaan hari PGRI, perayaan hari PKK, penyambutan Camat, dan lain lain. Aku senang sekali :)

Setelah lulus SD aku mulai jarang mengunjungi Eyang Tarto dan Eyang Titik. Aku berlatih sendiri di rumah. Dan hasilnya, aku bisa bermain "Fur Elise", "Minuet", dan lain lain. Kemudian aku merengek ke ibuku ingin les keyboard, dan benar saja, aku didaftarkan ke Purwacaraka. Di sana aku bertemu dengan guru pengajarku, namanya, sebut saja pak JP.

Pertama kali aku les di Purwacaraka, diajaknya aku oleh pak JP ke ruangan untuk les keyboard, Ia bertanya, "Dek, bisa lagu apa aja? Coba dimainkan, sebisanya."

Lalu aku coba lagu lagu yang aku pelajari di rumah. Dan Pak JP bertanya lagi. "Loh ini musik piano klasik lho. Kamu belajar dari siapa?"

Aku ceritakan semuanya, dan Ia bertanya lagi, "Jadi Eyang ngajarin kamu lagu klasik?"

"Saya belajar keyboard dari beliau, kemudian saya mencoba lagu lagu ini di rumah.", kataku.

Katanya, jarang jarang ada anak sepertiku. "Loh kamu nggak boleh les di keyboard ini. Minggu depan kamu harus saya pindah ke kelas piano. Jarang jarang lho ada anak yang mau belajar sendiri, biasanya ikut les hanya karena disuruh orang tuanya, padahal anaknya sendiri nggak berminat. Kamu harus bersyukur sama Tuhan, kamu dikasih potensi yang nggak semua orang punya", ucapnya panjang lebar padaku.

Ya aku merasa senang atas ucapannya. Menurutku itu sangat mendorongku untuk menjadi lebih baik lagi. Dan yaa akhirnya minggu selanjutnya aku mengikuti kelas piano pop. Ternyata piano berbeda sekali dengan keyboard, tutsnya yang sangat berat kadang membuat jari jari kecilku ini tidak kuat menahannya. Dan di alat musik yang ini, aku belajar bagaimana aku menginjak pedal agar nada yang kutekan bisa menghasilkan nada yang panjang, ini memerlukan konsentrasi lebih daripada bermain keyboard. Aku senang karena Pak JP sering memberi contoh contoh lagu yang hebat menurutku.

Di sinilah aku mengenal lagu lagu baru, yang hebat. Mulai dari lagu pop yang dimainkan sedemikian rupa, lagu Jazz seperti "You Are My Sunshine", "Around The World", Lagu jenis Swing Ballad Cocktail Style, Jenis Simple Notes seperti "Yellow Circle", "The Midnight Moon", "Two Sharp", dan masih banyak lagi.

Dan oh iya, dari sinilah aku benar benar mengerti tentang not balok yang lumayan rumit. Mengerti tentang Akor empat nada, akor lima nada, akor diminished, dan masih banyak lagi. Aku belajar banyak hal tentang apa yang aku tidak ketahui sebelumnya, tentang musik.

Nah itulah sedikit ceritaku, untuk kalian semua yang ingin belajar tentang musik, kalian pasti bisa, asalkan kalian totalitas untuk hal itu. Dan selanjutnya, terima kasih sebesar besarnya kepada Eyang Tarto dan Eyang Titik yang telah menemukan potensiku untuk pertama kalinya, orang tuaku yang selalu memberikan fasilitas dan semangat untuk semua ini, guru marching bandku, pak JP yang telah mengembangkan potensi musikku, dan semua orang yang telah membantuku mengenal musik sejauh ini. Dan yang terakhir, terima kasih kepada seluruh visiter blogku, selalu kunjungi blogku ya. G'bye see ya soon at the another story :")

Sabtu, 04 Agustus 2012

Penderitaanku~


Hai guys. Udah sebulan lebih nih aku nggak posting di blog tercinta :3 Oke masalahnya nggak ada ide keren yang muncul dari otak tentang harus kuisi cerita apa lagi u,u Dan oke. Akhirnya aku menemukannya. Bukan cerita keren sebenarnya. Tapi ini menarik untuk kuceritakan *semoga saja*. Ini kuambil dari cerita nyataku~ Simak ya simak ya :)


Hari itu, kira kira seminggu lalu, dan aku lupa kapan tepatnya. Sore hari, jam setengah 5. Saat persiapan buka puasa. Entah kenapa, hari itu aku ingin sekali menyantap yang namanya ikan. Yey! \m/


*satu jam kemudian*


"Allahu akbar Allahu akbar..." Suara adzan memecahkan keheningan. Segera saja aku berdoa buka puasa dan segera saja kubatalkan puasa hari itu dengan semangkuk es buah dan segelas teh panas. Setelah selesai semuanya, aku dan keluargaku sholat maghrib berjamaah. Sholat selesai, dan kemudian kita, maksudnya aku dan keluargaku, segera ke meja makan. Kita semua mengambil porsi makan masing masing. Kemudian aku segera saja mengambil ikan berbumbu pedas sesuai kemauanku tadi. Dan disinilah masalah dimulai~


Kulahap makananku tadi dengan lancar. Tak ada masalah yang kualami saat itu. Kukunyah, kutelan tak ada yang salah. Dan saat aku memasukkan kepala sendok yang berisi nasi dan ikan, tiba tiba ada sesuatu yang mengganjal di mulutku. Namun aku merasa tak ada apa apa. Everything will be fine, begitu fikirku~


Awalnya tak ada yang aneh. Namun selang beberapa menit kemudian... "Tenggorokanku!! Tenggorokanku!!", ingin rasanya aku berteriak seperti itu. Namun tak bisa. Aku berlari ke kamar mandi. Tenggorokanku sakit sekali. Setelah kucoba untuk mencari tahu, aku merasa ada duri ikan yang tertelan dan menyangkut di bagian tenggorokanku. Sakit.


Aku kembali ke meja makan. Kulanjutkan makan. Namun kali ini lebih hati hati. Tapi ternyata ini sakit sekali. Untuk menelan terutama. Kalau untuk berbicara, masih mendingan. Ini benar benar menyiksaku :3 aaaa~


Namun rupanya waktu itu aku bisa bertahan. Menahan sakitnya tenggorokan. Miris. Sangat. Kemudian aku berfikir, mungkin kalau untuk tidur, paginya akan sembuh. Benar benar tidak masuk akal. Namun kucoba saja, sekadar menenangkan diriku sendiri. Dan akhirnya aku tidur malam itu. Nyenyak~


Paginya, jam 3, aku terbangun. Kubasuh mukaku. Lantas segera aku ke meja makan. Sebenarnya aku sudah lupa, apa yang terjadi semalam, tentang tenggorokanku. Namun sekejap aku teringat kembali. Aku mengira ini sudah tamat. Tapi nyatanya, ini masih sakit. Baiklah, pagi ini aku melaksanakan sahur dengan tersiksa.


Sorenya, saat aku sedang ke rumah nenek, aku menceritakan 'tersiksa'nya aku kepada pembantu nenekku. Kemudian dia menjawabnya, "Aku sudah pernah seperti itu.". Betapa bahagianya aku. "Dulu aku makan nasi hangat tapi tanpa dikunyah, langsung sembuh", lanjutnya. Oke, akan kucoba cara ini.


Saat buka puasa, oke, aku mencobanya. Satu kali, gagal. Dua kali. Tiga kali. Gagal semua. Justru tambah sakit tenggorokanku ini :3 Dan efek buruknya, perutku sakit karena aku memakan 3 sendok nasi tanpa kunyah. Cool! Ini penderitaanku jadi 2 ^^v


Baiklah aku mulai putus asa. Kemudian kakakku bilang "kamu makan apa gitu yang berserat. Nanti sembuh deh. Ngejus atau mbuat agar agar gitu.". Oke kakaaak~ Kucoba cara kedua ini. Aku membuat jus mangga kweni yang sengaja kubuat kentaaaal sekali. Kuminum. Dan..........gagal :')


Dan paginya aku melaksanakan sahur dengan penderitaan (lagi). Aku mulai putus asa. Ini benar benar sakit sekali. Di setiap sholat, aku selalu berdoa "Ya Allah keluarkan duri di tenggorokanku :'O Selamatkan tenggorokanku". Aku berdoa. Karena aku takut ini akan menjadi masalah rumit yang harus operasi dan apalah. Aku membayangkan apapun yang tak seharusnya tak muncul di pikiranku. Hari hari kulewati dengan sakitnya tenggorokanku. Menderita sekali aku.


Hingga akhirnya 2 hari kemudian~ 2 hari tersebut aku sudah lupa dengan tenggorokanku. Dan hasilnya......tenggorokanku sembuh! Sembuh teman teman! Sembuh! Ini betul betul sembuh! How surprising I am!!! ε=ε=┏( ˆ▽ˆ)┛Aku senang sekali! Horee~


*THE END* ---> Happy Ending


Baiklah teman teman ^^ Itulah sedikit penderitaanku yang dapat kuceritakan pada kalian. Dari penderitaanku itu, aku menemukan hikmah di balik semua itu. Pertama, berhati hatilah dalam melakukan sesuatu. Walaupun hanyalah duri yang menyangkut di tenggorokanku. Coba saja. Sakit :3 Oke, kedua, percayalah pada kekuatan doa. Naah ini nih .__. Walaupun kau mencoba beberapa cara jitu namun jika kau tak berdoa, kau tak diridhai Allah dan tralalala~ Hasilnya... Tak akan ada hasilnya. Pasti!


Oke teman teman semua, sudah cukup panjang rupanya. Thanks ya. Forgive me for all my mistakes. Tetap kunjungi blogku ya :) Jangan lupa, Do leave a comment ^^ bye bye. see U soon O:)

Senin, 25 Juni 2012

Fakta TentangKU

hallo teman teman ^^v
Udah lama nggak posting di blog nih :D habisnya bingung sih mau ngisi apaan T.T Yaudah deh, berhubung blogku ini bertemakan tentang diriku ya mm ini aku punya suatu cerita yang masih ada kaitannya tentang diriku ini :D tentang fakta fakta mengenai aku dan yang pastinya tentang aku semasa kecil. Wah masih imut imut pastinya *apaini? --a* Oke silahkan membaca 'v'/

Ini dia beberapa fakta faktaku semasa kecil --->

*Phobia badut
Ya benar banget. Aku memang takut pakai banget kalau sama badut. Ibu sering bercerita padaku kalau semasa kecil aku lari dan sembunyi kalau ketemu sama makhluk yang namanya badut. Aku sih nggak percaya. Mana bisa aku takut sama badut? Yang ada badut kan imut banget :3 Namun, ternyata aku salah. Aku masih ingat betul, beberapa bulan yang lalu, aku dan teman temanku yang kala itu sudah kelas 2 SMP. Waktu itu aku dan kawan kawan sedang beli makanan ringan di kantin sebelah. Dan tiba tiba ada sesosok aneh menakutkan. Menggunakan wig keriting warna warni, mukanya diberi bedak sangat tebal dan tubuhnya besar sekali. Aku sadar, dia adalah badut. Aku terkejut dan menjerit sekencang kencangnya, begitu pula teman temanku yang lain u,u :D



*Sering mengigau
Hmm. Yang satu ini, kuakui betul aku sering mengigau. Sudah beberapa kali aku mengigau dan bahkan sejak kecil. Dan anehnya, aku sering mengigau saat sedang sakit T.T Dulu itu, kira kira aku SD dan entah kelas berapa, aku sedang demam. Tinggi sekali suhu tubuhku. Malam hari aku tidur supaya aku cepat sembuh. Dan aku tidur pulas awalnya. Kira kira jam 2 pagi, aku bermimpi aneh. Aku bermimpi aku di rumah sendirian di malam hari dan bahkan hujan lebat serta mati lampu. Aku berada di sudut jendela. Menangis, menjerit. Memanggil nama kakak, ayah dan ibu yang kala itu sedang mengeluarkan mobilnya. Pergi meninggalkan aku. Bersama, namun tanpa aku. Aku sedih sekali. Menangis sekeras kerasnya. Tiba tiba, datang seseorang memelukku. Dan ternyata ibuku. Ibu mencoba menghibur. Sesaat aku tersadar, aku telah bermimpi. Setelah aku sadar betul, Ibu bercerita padaku bahwa tadi saat aku tidur, aku menangis di ujung jendela, menjerit dan menangis. Namun mataku tertutup. Rupanya aku terlelap. Dan aku tersadar, aku telah mengigau T.T

*Sering mimisan
Iya mimisan. Aku serius. Dalam hidup ini, aku mengaku aku sudah sering sekali mimisan. Dan mungkin aku tak sanggup untuk menghitung berapa kali sudah aku mengalami kejadian mimisan ini. Aku tak tahu mengapa. Namun aku percaya, mungkin karena aku mempunyai darah O. Namun aku tak tahu kepastiannya. Tak hanya saat kecil saja. Namun sampai sekarang.

*Suka mengarang
Kalau untuk hal yang satu ini, untuk semasa aku kecil saja. Sekarang sih, menurutku jarang aku mengarang. Waktu kecil aku sering mengarang ini itu. Aku bercerita ke siapa saja, apa saja yang telah kukarang. Ibu pernah mengungkapkan, aku pernah mengarang bahwa aku bertemu dengan badut. Padahal kan aku takut sekali dengan yang namanya badut. Dan aku dibawa ke langit. Terbang menggunakan balon. Memang tidak masuk akal. Entah aku dapat ide dapat dari mana untuk bercerita seperti itu. Ya. Anak kecil memanglah begitu :D


Tumblr_m60itxq0811rrhwaco1_500_large

Hmm kurasa cukup ini dulu deh fakta tentang aku yang ku-share. Masih banyak fakta fakta tentang diriku, sebenarnya. Tunggu kelanjutannya ya :) Tetap kunjungi blog-ku ya kawan ^^v Thanks a lot~

Kamis, 14 Juni 2012

Buku Harian Merah Muda

hai semuanya~~
selamat datang di postku yang kedua ^^
untuk postku yang kedua ini aku mau cerita tentang bagaimana aku bisa muncul di dunia ini. loh loh? aneh kan aneh kan? u,u yaa ikuti terus ya ceritanya :D
~~~~~~~
Hari itu, entah tanggal berapa dan bulan apa, aku yang saat itu duduk di bangku kelas 7 smp, berniat membersihkan almariku pada hari Minggu yang cerah itu. Kubersihkan semua almariku sampai sebersih bersihnya. Kukeluarkan semua isi almari yang sangat banyak, tak bisa kusebutkan satu persatu. Namun, tiba tiba pandanganku terjatuh pada sebuah buku catatan harian berwarna merah muda, warna yang memang menjadi favoritku. Kemudian aku segera mencari kunci untuk 'gembok' buku harianku. Setelah kutemukan kuncinya, dengan senang hati segera saja kubuka buku harianku yang memang lama tak kujamah sekalipun.


Kubuka lembar demi lembar buku itu. Aku tersenyum. Di buku mungilku itu kutemukan foto fotoku bersama teman temanku semasa SD. Rasanya seperti bernostalgia. Kubuka lagi lembaran harianku. Dan sontak, jemariku berhenti membuka lembaran kala aku menemukan halaman yang berisi tulisan tanganku dulu, entah kapan tepatnya, karena aku tidak menuliskan kapan aku menulisnya di buku harianku itu. Inilah ceritanya ^^ ~~~>


--Kala itu, saat adzan maghrib mulai berkumandang. Saat sang mentari mulai kembali ke peradabannya. 17 Agustus 1998, tepatnya. Seorang ibu sedang berjuang melawan apapun, bahkan ajal sekalipun. Dengan penuh doa dan airmata, akhirnya beliau telah berhasil dengan perjuangannya. Tepatnya pukul 22:00 namun aku tak tahu berapa menit atau berapa detikkan kelebihannya. Seorang buah hati yang telah lama dinanti, telah menyapa dunia dengan tangisnya. Malikah Najibah, itulah nama yang diberikan kepada sesosok mungil itu--


Ya itulah isi dari sekutip buku harianku. Aku tersenyum kecil membacanya, waktu itu. Kemudian kulanjutkan membuka lembar selanjutnya. Di sana ada beberapa kisah tentangku sewaktu aku masih kecil pula. inilah ceritanya~~>


--Eh tau tidak? Aku menyukai bola. Aku suka menonton pertandingan bola. Dan tahu tidak mengapa aku suka menonton bola? Umm sebenarnya waktu aku lahir dulu, ayah dan kakak laki-lakiku sedang menonton bola. Kalau tidak salah mereka sedang menonton pertandingan Inggris. Dan saat itu Owen, salah satu pemain terkenal dari Grup Inggris, sedang menggiring bola. Dan akhirnya.... "gol!!!".. Dan saat Owen memasukkan bola ke dalam gawang, akupun dilahirkan dengan tangisku "oeek oeek"--


Itu ceritanya. Bahkan sampai sekarang aku pun tak tahu, apakah itu cerita reka reka atau cerita nyata. Aku hanya tertawa melihat cerita yang kubuat di buku harianku itu. Tertawa aneh pastinya. Aneh mengapa aku bisa membuat cerita seperti itu. ckckck.. Dan oh iya. Setelah aku selesai membaca buku harian merah mudaku itu, kemudian kakakku datang. Memarahiku, karena aku bukannya membersihkan almari tapi malah bernostalgia dengan buku buku masa kecilku. errr --a


Yaa kiranya cukup segini dulu ceritanya.. Oh iya ini aku punya foto fotoku masa balitaku. Ku-share sekalian deh :D







Oke makasih ya udah mengunjungi blog-ku. Tetap ikuti blogku yaa ^^ Salam persahabatan! :D